NEWS

Tips dan Biaya Perjalanan 4 Hari 3 Malam ke Bangkok Thailand


Hai Guys..! kali ini Aku mau berbagi tentang perjalanan ke Bangkok, Thailand selama 4 Hari 3 Malam. Oh ya, sebelumya, Kami sudah membuat itinerary perjalanan lengkap agar tidak perlu bingung akan tempat apa aja yang akan dikunjungi beserta durasi masing-masing di setiap tempat. Tapi, walau sudah menyusun itinerary lengkap, Kami tetap fleksibel loh apabila terjadi perubahan destinasi maupun waktu yang dikarenakan beberapa faktor yang mungkin terjadi, misalnya; cuaca, renovasi, teman sakit, dan lain-lain Tips: Itinerary memang patokan perjalanan utama, namun tetap-lah fleksibel sehingga perjalanan menjadi tidak kaku, namun tetap nyaman. Nah, penasaran kemana aja tempat-tempat yang Aku kunjungi selama di Bangkok?

Hari Pertama di Bangkok, Thailand Berangkat dengan Airasia XT pada pukul 06.55 kami mendarat di Bandara Internasional Don Mueang Bangkok sekitar Pkl 10.45 (tidak ada perbedaan waktu antara Bangkok dan Jakarta). Setelah melewati proses imigrasi, kami membeli sim card seharga 180 bath unlimited. Kemudian Kami berangkat dengan Bus bandara menuju Stasiun BTS MoChit dengan tarif 30 bath. Pembayaran bisa dilakukan di dalam Bus (seperti Bus Damri gitu lah..) Tips : Mau hemat? cukup membeli 1 sim card untuk paket internet dan bisa sharing bertiga dan ingat kalian mau traveling, bukan mau update-update status yah. Kalau untuk itu saat istirahat di Hotel saja dengan Full WiFi.

Oke, kita lanjuuut! Saat di dalam bus ada seorang cewek cantik, rambut panjang, tinggi, tubuh langsing masuk dan Aku mempersilahkannya duduk di sebelah. You know lah, Kita kan orang Indonesia, kan ramah - ramah, hiy hiy..! Dia tersenyum lembut dengan CV dan pas photo berwarna 4 X 6 terlihat di map transparan. Saat mulai ngobrol dengan dia, I thought she was not a woman, might be yah, terlihat kok jika dekat baik melalui suara or the body. Barangkali, ini yang sering disebut dengan istilah Lady Boy, the local pertama yang aku temui. wew! Cukup ramah, ia membantu memberitahukan agar turun di BTS MoChit. Sebenarnya sempat kesulitan menanyakan nama tempat, karena cara membaca sebuah alamat itu berbeda dengan cara mereka. Setelah aku buka Google Map dan menunjukkan arah, baru dia mengangguk-ngangguk dan menunjukkan dirinya dan peta itu (maksudnya, tujuannya sama gitu). Sepanjang jalan, Aku masih sempat bagikan tentang Indonesia, karena dia belum pernah berkunjung. Aku berbagi tentang kemiripan tata kota Bangkok dan Jakarta. Aku sempatkan berbagi tentang tempat -tempat menarik di dunia yang ada di Indonesia, jadi dia harus berkunjung ke Indonesia. Anyway, tolonglah jangan berpikir kami bercakap-cakap dengan lancar yach, penuh usaha bro! agar dia nangkep juga. Haha..! Tips: Cobalah awali perjalanan dengan cara berbaur bersama masyarakat lokal seperti menggunakan kendaraan umum; bus, bts, dll.

Itulah salah satu cara mengawali pengenalan tentang mereka, baik budaya, dll. Saat itu juga waktu yang tepat bertukar informasi sekilas tentang Indonesia. Bukankah kita brand ambassador wisata Indonesia? Kemudian Kami tiba si BTS MoChit dan dia say good bye (melambai maksudku). Kami melanjutkan perjalanan menuju BTS Cholamb Chit Lom Station dengan biaya sekitar 42 bath.

Setiba di Chit Lom Station kami melanjutkan perjalanan di daerah Pratunam dengan berjalan kaki, lalu mampir makan siang di daerah Siam. Kurang ingat nama makanan ini, karena tertulis dalam bahasa Thailand. Namun mirip dengan Soto dengan bumbu yang kental namun ada bakso ikan di dalamnya. Sekitar 50 bath dengan minum air mineral Tersedia banyak sayur lalapan disajikan terpisah seperti ( touge, kemangi, kol, kacang panjang) dalam keadaan mentah yang bisa dambil bebas sesukamu. Setelah dicoba dan dicampur dengan kuah tadi, wah, rasanya ternyata lumayan juga. Tips: Mau lebih hemat? boleh bertanya terlebih dahulu harga makanan atau minuman sebelum kamu memesan. Boleh juga iseng lirik atau tanya pelanggan lain bayar berapa sih, tapi kalau gak mau repot yah langsung makan saja, jangan sampai pingsan kar'na kelaparan achh, malu..!

Menuju Hotel di Daerah Pratunam, Bangkok Setelah makan siang, kami berjalan kaki menuju Hotel Shadi Home di daerah Pratunam, lalu istirahat sekitar 15 menit. Meletakkan koper dan barang-barang, Kami melanjutkan perjalanan ke tempat yang katanya "Surga Belanja Asia" yaitu Platinum Fashion Mall yang berada di Petchburi Road - Ratchathevee, Bangkok. Kami berangkat dengan berjalan kaki sembari makan buah-buahan yang segar-segar. Oh ya, di Thailand banyak banget jual buah-buahan segar-segar loh dan murah. Jadi kalau jalan, cemilannya cemilan sehat, buahh..! baca: Inilah Tempat Wisata Belanja Murah di Bangkok, Thailand

Tips: Mau biaya traveling lebih hemat? cari penginapan terdekat dengan lokasi wisata yang akan kamu kunjungi, dan kami memilih daerah Pratunam. Shopping di Platinum Fashion Mall Ternyata mall ini cukup gede dan uniknya walau masih jam kantor, mall ini sangat ramai dengan pengunjung yang membawa koper gede masing-masing loh..! Wah, salah nih gak bawa koper, kalau bawa koper tampaknya tak perlu ribet kalau belanjanya banyak yah. Tips: Buat kamu yang ingin belanja ke Platinum, boleh bawa koper roda 2, lebih bagus roda 4) Oh ya, kebanyakan barang di Platinum sudah dipatok harga Fixed Price, hanya saja dibedakan jika membeli dalam jumlah grosiran, ada yang dimulai dari 2, 3 atau 5, dst. Kar'na itu gak perlu pusing lagi dengan tawar-menawar, aman buat cowok. Platinum Fashion Mall buka jam 8 pagi - 8 malam. Tips: Mau belanja hemat, ajak teman beli barang sejenis, sehingga dihitung barang grosiran dengan harga lebih hemat.

Setiap toko memiliki desain yang unik dan berbeda, karena itu ada kemungkinan kamu tidak menemukan desain sejenis di toko lain. Jadi, kalau suka, langsung saja beli dan tak perlu menawar ulang lagi. Setelah membeli beberapa barang, kami makan malam (masih sore sih) di Foodcourt dan memesan Tomyam yg cukup murah sekitar 50 bath. Harga makanan dan minuman disini murah kok, sama aja dengan di jalanan. Don't worry be appy deh.
Kemudian dari Platinum, Kami melanjutkan perjalanan ke Paladium Night Market Pratunam. Nah, disini kami melihat banyak pedagang dengan kualitas pakaian yang lumayan bagus dan harga oke banget murahnya. Dari night market kami berjalan kaki menuju Hotel. Tips: Mau belanja lebih hemat, cobalah menelusuri night market di sepanjang jalan Pratunam, dan saya rekomendasi boleh mampir ke outdoor Paladium Night Market, kualitas oke, harga oke Pengalaman Lucu: Mencoba menawar di salah satu butik, sekali oke, tapi hati-hati jangan sampai 2 kali haha. Yang jual kadang galak kalau sudah bilang "fixed price" ya sudah lah. Waktu itu walau cantik-cantik sekali, but We knew that they are the lady boy. Maybe woman will know yah the different selain terdengar dari suara. Entahlah, tapi hidup ini pilihan, itu urusan mereka. Haha (Cerita Backpacker-an Ke Singapore-Malaysia 4H3M Nginap Cuma 1 Malam..!)

Hari ke-2 di Bangkok, Thailand Menuju Istana Raja - Grand Palace Sarapan pagi di Hotel sembari bercengkerama terasa berbeda dan menyenangkan. Menu makanan disini sangat enak, namun tidak demikian setelah hari ke-3, rasanya tubuh mulai menolak, entah kar'na rasa makanan di Thailand agak asam-asam gitu, gak seperti di Yogya "ada manis-manisnya gituh". Haha Selesai sarapan, kami memesan Grab Car menuju Grand Palace dan orderan kali ini jatuh ke mitsubishi mirage dengan driver nya sedikit ganteng yang juga pemilik mobilnya sendiri. Oh ya, jangan lupa untuk menunjukkan alamat resmi tujuan kamu dalam bahasa Thailand, karena sangat berguna mempercepat komunikasi. Hari Ke-Tiga di Bangkok, Thailand Bangun pagi kami berangkat menuju Siam Discovery, sedikit kesulitan mencari taxi, karena sudah 2 kali naik taxi kami turun karena pengemudinya tiba-tiba bilang tidak mau "Go Meter" (Argo) dan dia mematok harga 200 bath. Kami menolak, namun ternyata lebih banyak lagi yang menolak Kami, Haha. Ini mungkin karena jaraknya cukup dekat kalau pake Argo dan akan sangat murah. Jadi, Kami pun memutuskan jalan kaki. (jangan malas yah...)